h1

Paus Biru “Si Paus Raksasa”

Februari 10, 2009

Raksasa Biru Pemakan Udang

Paus Biru (Balaenoptera musculus) adalah jenis ikan paus yang sangat populer –selain sperm whale yang juga dikenal berkat cerita Moby Dick. Mamalia laut ini adalah hewan terbesar yang hidup di bumi saat ini dengan panjang tubuh rata-rata 23 hingga 24,5 meter dan berat 110 ton. Paus Biru betina berukuran lebih besar dari jantannya dan beratnya bisa mencapai 150 ton.

Paus BiruMakanan utama Paus Biru adalah makhluk-makhluk kecil seperti udang yang disebut krill. Dalam satu hari mereka rata-rata melahap 4 ton krill atau sekitar 40 juta ekor krill. Seperti paus baleen lain, Paus Biru dilengkapi semacam sisir atau sikat pada mulutnya untuk menyaring krill dari air laut.

Paus Biru akan matang secara seksual pada umur 6 hingga 10 tahun atau bila mereka mencapai panjang 23 meter (jantan) atau 24 meter (betina). Anak-anak paus akan lahir dengan interval waktu 2 hingga 3 tahun setelah paus betina hamil selama 12 bulan. Anak paus berukuran 7-8 meter dan berat sekitar 3 ton saat dilahirkan. Mereka akan menyusu induknya selama 7 hingga 8 bulan dan berhenti saat mencapai panjang sekitar 16 meter dengan berat kira-kira 23 ton.

Selama menyusu, anak Paus Biru mengkonsumsi 100 galon (379 liter) susu kaya lemak tiap hari, sehingga beratnya bertambah 90 kg tiap hari atau 3,6 kg tiap jam. Tubuhnya pun bertambah 1,5 inci tiap hari. Tidak heran bila binatang ini cepat tumbuh menjadi raksasa biru di lautan dalam.

Kebanyakan ditemukan dalam pasangan ibu-anak atau dalam kelompok, Paus Biru adalah salah satu binatang yang mengarungi seluruh lautan dunia. Mereka kawin dan melahirkan di perairan tropis yang hangat sepanjang musim dingin, dan mencari makan di perairan sekitar kutub pada musim panas. Paus biru di belahan bumi utara akan pergi ke Laut Artik, sedangkan saudaranya di belahan bumi selatan akan pergi ke Antartika.

Nyanyian Paus

Menurut International Whaling Commission (IWC), populasi Paus Biru Antartika telah meningkat dari sekitar 500 ekor seperempat abad lalu menjadi 1.500 ekor saat ini. Dalam laporannya ICW menyebutkan, “Komite setuju mengenai adanya bukti peningkatan populasi Paus Biru di beberapa wilayah di Antartika. Namun penghitungan lebih cermat masih diperlukan untuk menghindari data yang keliru.”

Adapun keraguan itu beralasan karena orang sering keliru membedakan antara Paus Biru dengan kerabat dekatnya yakni Paus Biru Pigmi. “Barangkali penghitung salah melihat Paus Pigmi yang memasuki wilayah dimana biasa ditemukan Paus Biru,” ujar Dr Justin Cooke dari IUCN- Badan Konservasi Dunia.

Untuk menghindari kekeliruan, maka para ilmuwan menambahkan berbagai kriteria dalam menghitung populasi, salah satunya adalah dengan mendengarkan nyanyian-nyanyian ikan paus yang khas pada suatu spesies. Perlu diketahui, Paus Biru mengeluarkan ’nyanyian’ dengan kekuatan di atas 180 desibel, suara paling keras yang dihasilkan binatang. Nyanyian itu bisa didengar paus lain yang berada pada jarak 1000 km.

Seperti telah disebut di atas, Paus Biru termasuk salah satu jenis ikan paus yang paling terancam punah akibat perburuan besar-besaran. Tahun 1929-1930 adalah musim berburu Paus yang paling besar dimana 30.000 Paus Biru dibantai di lautan dunia. Semenjak itu populasi mereka makin menyusut hingga kurang dari 3 persen pada tahun 1966 (saat Paus Biru mulai dilindungi) dibanding populasi tahun 1920-an

(www2.kompas.com)

4 komentar

  1. SugguhkeagunganTuhantampakpadasalahciptaanNyaini.Ayojanganragu-raguuntukikutgerakanmelestarikansatwa-satwalangkaini.


  2. shrus’a hewan” spt paus biru itu d’lindungin bQan diburu, karna mereka akan punah bila trus dburu..
    pisss…


  3. PAUS BIRU ITU INDAH SEKALI DAN PASTI NYA PAUS ITU SDH LANGKA KARENA PAUS BIRU HIDUP DI KUTUB UTARA SEDANGKAN KUTUB UTARA SEKARANG SDH MULAI MENCAIR


  4. bwt org2 yg ska ngebunuh paus
    hukum mati za lah
    kasian kan ampir punah



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: